Tuesday, March 12, 2013

Between the TV Glass and Reality

Hello guys, long time no see. No see disini ya di blog :D. It is time to start writing again. Seperti yang kita ketahui, our beloved 7 sekarang sedang sibuk shooting stripping, dan C7S saat ini ratingnya cukup baik dan masih terus diproduksi. Semoga panjang dan semakin berbobot jalan ceritanya. That is our wish.

Tapi, di tulisan blog kali ini ada sedikit yang mau aku sharing tentang stripping sinetron. Di sisi kita fans dan penonton maunya sinetron ini berjalan terus kalau bisa sampai ratusan episode dan malahan kalau bisa jam tayangnya ditambah. Ya kan? Yuk kita kupas dari berbagai sisi di bawah ini
Dari sisi fans/penonton:
1.Episodenya harus panjang kalau bias ratusan episode
2.Jam tayang lebih dari satu jam
3.Selain lihat di sinetron, fans juga tetap mau melihat on air atau off air performances dari “7”
4.Itu saja sih kalau dari sisi General Audiences

Dari sisi pemain/idola kalian:
1.Kalau bisa panjang episodenya sehingga fee yang diterima juga lumayan J
2.Shooting time yang lebih flexible, tapi karen mengikuti kejar tayang yang dikehendaki audiences maka otomatis setiap hari shooting dari pagi sampai pagi lagi
3.Karena waktu dipakai untuk shooting setiap hari otomatis Social Life terutama social life pemeran utama dalam hal ini “7” menjadi sangat minim, boro-boro mau hang out sama temen-temen, ngurus diri sendiri aja repot
4.Otomatis jadi “warga” lokasi stripping sebab sebagian besar waktu dihabiskan di sana
5.Waktu istirahat dipakai semaksimal mungkin di jeda shooting
6. Fisik dan mental terkuras dengan sendirinya

Dari sisi stasiun TV/produser/sponsor/sutradara/writer
1.Rating tinggi berarti lebih banyak episode yang berarti lebih banyak iklan yang masuk otomatis pendapatan dari sinetron meningkat
2.Akan terus diproduksi sampai demand penonton(rating) atau sponsor(iklan) menurun
3.Semakin banyak lagi pesan-pesan sponsor yang akan dimasukan berarti more and more money
4.Sutradara akan memiliki banyak pengalaman dengan shooting stripping, apalagi jika sutradaranya masih baru maka dengan ratusan episode di resumenya akan menaikan nama dan nilainya.
5.Karena diburu kejar tayang, skrip asli dari penulis akan diburu-buru sehingga bisa melenceng dari intisari cerita sebenarnya dan kesannya malah ceritnya jadi asal-asalan

Dari sisi manajemen artis/idola
1.Shooting stripping berarti tidak bisa menerima job on/off air untuk sementara
2.Tapi karena rating bagus, episode banyak, pemasukan management fee tetap mengalir, sedikit banyak menggantikan pemasukan yang hilang karena tidak bisa show on/off air.
3.Shooting stripping means more income and less expenses. Kalau on dan off air, orang dari management akan harus ada dan banyak persiapan-persiapan intra management yang harus disipakan dan dikeluarkan. Dengan shooting, ‘aset-aset’ mereka diparkir dengan aman di lokasi produksi sinetron ---> More money for them

Inti dari semua ini adalah uang, mungkin kitas ebagai fans akan sangat senang sekali melihat mereka di layar kaca setiap hari, malah mau lihat lebih dan lebih seperti di acara on-air maupun off-airnya. Tetapi harus kita sadari "7" adalah mesin pencetak uang dalam hal ini, mereka akan terus "dipaksa" untuk mencetaklebih dan lebih, apalagi jika permintaan kita tetap tinggi; hukum ekonomi berlaku, Suppply dan Demand. Semakin tinggi demand maka supply akan terus digeber.

Karena terus digeber kadang ketahan fisik dan mental seseorang itu sangat diuji; tidak heran banyak yang mencari jalan 'alternatif' untuk tetap prima dan fit di sela shooting stripping. Alternatif disini sangat sensitif; intinya yaitu zat additif yang membuat seseorang itu segar selalu, walau dalam jangka panjang efeknya justru akan memperparah kondisi badannya. Siapa yang harus disalahkan jika ini sudah terjadi?

Mungkin akan ada koment bahwa blog ini sotoy dan sebagainya, tapi ini realita dari sinetron dan sistem hiburan di negeri kita tercinta ini. Mohon maaf jika ada yang merasa disinggung atau tersinggung di tulisan sederhana ini :) Comments are welcome....


Just my 2 cents

No comments:

Post a Comment